Logo Hari Hutan Internasional 2014

Hari Hutan Internasional atau Hari Hutan se-Dunia, dalam bahasa Inggris dikenal sebagai International Day of Forests, diperingati setiap tanggal 21 Maret. Peringatan Hari Hutan Internasional ini menambah jumlah hari peringatan lingkungan hidup yang digelar pada bulan Maret. Selain hari hutan tersebut, di bulan Maret juga diselenggarakan peringatan Hari Air se-Dunia (World Water Day) pada 22 Maret dan Earth Hour pada 29 Maret 2014.Hari Hutan Internasional (International Day of Forests) ditetapkan berdasarkan resolusi PBB 67/200 pada 21 Desember 2012. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesadaran publik di seluruh dunia tentang pentingnya keberadaan semua jenis hutan dan pohon di luar hutan. Fokus utama kampanye Hari Hutan se-Dunia yaitu menjaga keberadaan hutan di dunia yang dilakukan dengan melindungi hutan, memanfaatkan hasil hutan, dan menjadikan hutan sebagai tempat rekreasi alam untuk kesejahteraan manusia.Hari peringatan tentang penyelamatan hutan ini secara global dikoordinir oleh FAO (Food and Agriculture Organization) badan PBB yang bergerak di bidang pangan dan pertanian. Sedangkan pelaksanaannya di Indonesia dikoordinir oleh Kementerian Kehutanan yang sekaligus memperingati Hari Bakti Rimbawan (16 Maret). 

Pohon dan Hutan di Indonesia

Hutan dan pohon berperan besar dalam memberikan perlindungan kepada manusia. Hutan dan pohon menyediakan udara bersih dan air, menjaga keanekaragaman hayati dan mencegah perubahan iklim. Bagi banyak orang, hutan dan pohon juga menawarkan makanan, tempat tinggal dan pekerjaan. Hutan juga menjadi habitat dan tempat hidup berbagai jenis tumbuhan dan hewan (termasuk tumbuhan dan hewan langka). 

Luas hutan di Indonesia mencapai 133 juta hektar yang menasbihkan Indonesia sebagai negara dengan hutan tropis terluas ketiga di dunia setelah Brazil dan Zaire. Namun sayangnya, menurut buku Rekor Dunia Guinness, Indonesia menjadi negara dengan laju kerusakan hutan tercepat di dunia. Akibat kerusakan hutan tersebut, dari 133 juta ha luas hutan Indonesia, hanya 23 % saja yang masih berupa hutan primer dan terbebas dari kerusakan. Kerusakan itu sebagian besar diakibatkan oleh kegiatan industri (terutama kayu) dan pengalihan fungsi hutan menjadi perkebunan melalui perambahan liar maupun pembakaran hutan (kebakaran hutan yang disengaja)

Deforestasi menyebabkan hilangnya ekosistem di dalamnya, termasuk spesies tumbuhan dan hewan langka. Padahal 80% keanekaragaman hayati terdapat di dalam hutan. Deforestasi juga menyebabkan berkurangnya kemampuan menyerap emisi karbon dunia yang tentunya berimbas pada meningkatnya ancaman pemanasan global.

Hutan pun menyediakan cadangan makanan terbesar bagi manusia. Dengan rusaknya hutan, maka persediaan makanan makhluk hidup di dunia pun semakin berkurang. Kerusakan hutan sebagai bagian dari salah satu kerusakan lingkungan, sebagaimana diungkap World Risk Report 2012, mempunyai korelasi terhadap risiko bencana. Semakin besar kerusakan lingkungan yang terjadi risiko bencana pun semakin besar.

Mumpung Indonesia masih mempunyai hutan sehingga masih bisa ikut memperingati Hari Hutan Internasional, Mari tunjukkan kepada dunia bahwa pohon dan hutan harus tetap ada di Indonesia. Menanam pohon, menanam masa depan!

Lunturnya Budaya Indonesia


Diskusi

A.    Latar belakang
Era globalisasi yang sangat pesat berpengaruh pada kehidupan di suatu negara khususnya di Indonesia sendiri. Globalisasi sendiri membawa dampak positif dan negatif bagi kehidupan di masyarakat. Salah  satu dampak positifnya adalah memudahkan masyarakat untuk berkomunikasi dan bertukar informasi secara cepat dan mudah. Sedangkan salah satu dampak negatifnya adalah budaya luar yang negatif dapat dengan mudah masuk ke ruang lingkup masyarakat. Dan dampak negatif itu sudah meracuni kehidupan masarakat Indonesia   generasi muda Indonesia. Yang menjadi masalah yang paling pokok akibat atau dampak lainnya adalah budaya Indonesia sendiri di lupakkan oleh generasi muda. Sehingga budaya Indonesia mulai hluntur atau dilupakkan oleh generasi muda Indonesia


B.      Pengertian budaya
Budaya merupakan hasil dari budi dan daya manusia suatu wilayah. Budaya menunjukan harkat dan martabat suatu masyarakat atau negara. Semakin tinggi nilai budaya yang dimiliki suatu negara maka harkat dan martabat suatu negara itu makin tinggi pula. Intinya budaya menunjukan identitas suatu bangsa. Masing-masing bangsa atau negara mempunyai budaya yang berbeda-beda.  Budaya juga terdiri dari budaya kesenian, kebiasaan dll. Budaya yang lahir di indonesia menurut kami sifatnya sangat mendidik, mempunyai nilai didik yang sangat tinggi

C.      Faktor penyebab budaya Indonesia semakin luntur
1.       Masuknya budaya baru dari luar tanpa adanya filteralisasi(penyaringan)
2.       Kurangnya pengetahuan yang dimiliki generasimuda Indonesia tentang budaya Indonesia
3.       Generasi muda Indonesia cenderung meniru budaya luar negeri yang belum tentu budaya luar cocok atau sesuai dengan kehidupan masyarakat di Indonesia
4.       Pemerintah kurang perhatian atau kurang menekankan pendidikan tentang budaya Indonesia


D.      Dampak-dampak dari lunturnya budaya Indonesia.
Dampaknya akan sangat berbahaya karena indonesia akan kehilangan jati diri dan ciri khasnya. Dan itu akan membuat harga diri Indonesia rendah di mata negara lain. Dan itu sudah terjadi contohnya ketika Malaysia berani mengklaim beberapa kebudayaan Indonesia. Selain itu Indonesia juga akan di kuasai oleh budaya luar sedangkan budaya Indonesia sendiri dilupakkan

  
E.       Upaya  agar budaya Indonesia tidak semakin luntur atau hilang.
Pemerintah sebagai pengawas sekaligus pembimbing segala sesuatu yang ada di Indonesia harusnya lebih aktif dalam menekankan pendidikan tentang budaya Indonesia dengan cara menambah jam pelajaran tentang kebudayaan khususnya untuk kebudayaan Indonesia sendiri. Dan selain itu untuk membangkitkan lagi kebudayaan Indonesia yang makin luntur atau dilupakkan oleh generasi muda tidak hanya pemerintah saja yang bergerak tapi semua komponen yang ada harus bekerja sama termasuk generasi muda itu sendiri. Caranya dengan pendidikan karakter yang diusulkan oleh presiden Indonesia SBY. Pendidikan karakter haru segera diterapkan. Generasi muda harus segera disadarkan bahwa budaya dari luar yang negatif dapat menghancurkan negara kita sendiri. Selain itu cara pendidikan tentang budaya indonesia harus dengan cara yang menarik agar generasi muda menjadi tertarik untuk mempelajarinya.


F.       Contoh Budaya yang mulai luntur
Budaya kesenian, misalnya wayang kulit. Kebanyakan generasi sudah melupakan bahkan ada yang tidak mengenal lagi. Ini sunggung memprihatinkan tentunya.


Kesimpulan dari kami : Agar budaya kita tetap lestari atau tidak semakin luntur, kita sebagai generasi muda perlu menyaring budaya dari luar, yang positif kita terima dan kita ambil yang negatif kita hindari. Dan sebagai generasi muda jangan malu untuk mempelajari budaya kita sendiri   

1. Niels Bohr
Berangkat dari gagasan Planck mengenai kuantisasi energi, pada 1913 Niels Bohr(1885-1962), seorang fisikawan Denmark, menyatakan bahwa elektron di dalam atom berada pada tingkat-tingkat energi tertentu. Jika atom menyerap energi,elektron melompat ke tingkat energi yang lebih tinggi. Jika elektron kembali pada tingkat energi sebelumnya yang lebih rendah maka atom mengeluarkan energi. Tingkat-tingkat energi tersebut mempunyai nilai-nilai diskrit (terkuantisasi); penyerapan dan pengeluaran energi juga terjadi secara diskrit. Atom dengan konsep ini disebut atom Bohr.  Model atomnya berdasarkan teori kuantum untuk menjelaskan spektrum gas hidrogen,
1.    Atom terdiri dari atas inti yang bermuatan positif dan disekitarnya beredar elektron-elektron yag negatif.
2.    Dalam atom elektron beredar mengelilingi inti atom pada lintasan (orbit) tertentu yang dikenal sebagai keadaan gerakan yang stasioner (tetap) dengan tingkat energi yang dinyatakan dengann (n=bilangan positif)
3.    Sepanjang elektron berada dalam lintasan stasioner energi akan konstan sehingga tidak ada cahaya yang dipancarkan / diserap.
4.    Elektron hanya dapat berpindah dari lintasan yang lebih rendah ke lintasan yang lebih tinggi jika menyerap energi sebaliknya elektron berpindah dari lintasan tinggi ke lintasan rendah jika terjadi pembebasan energi.
Model atom Bohr mampu menjelaskan cukup baik atom hidrogen tetapi tidak mampu menjelaskan spectrum dari atom yang mengandung banyak elektron dan juga tidak mampu menjelaskan ikatan atom. Walaupun model atom Bohr ternyata kurang memadai untuk menjelaskan berbagai gejala atom, namun langkah Bohr merupakan satu tahapan penting dalam perkembangan konsep atom. Model atom yang dikemukakan oleh Bohr berbasis pada model yang diberikan oleh Rutherford, yaitu bahwa atom tersusun dari partikel-partikel. Partikel bermuatan positif berada di pusat atom, yang disebut inti atom, dan di sekeliling inti atom ini terdapat elektron elektron yang bermuatan negatif dengan jumlah yang sama dengan muatan positif inti atom.        
Perbedaan penting antara kedua model atom itu adalah bahwa dalam model Rutherford elektron berada di sekeliling inti atom dengan cara yang tidak menentu sedangkan pada model atom Bohr elektron-elektron tersebut berada pada lingkaran-lingkaran orbit yang diskrit dan tertahan pada orbitnya tanpa kehilangan energi; energi elektron adalah diskrit.
Niels Bohr merumuskan tingkat-tingkat energi (En) dari atom hidrogen sebagai berikut

2. A. LOUIS DE BROGLIE
Salah satu dari kelemahan dari teori atom Niels Bohr yaitu tidak dapat menjelaskan mengapa elektron hanya boleh berada pada tingkat energi tertentu. Pertanyaan itu baru dapat dijelaskan setelah Louis de Broglie, seorang ahli fisika Perancis, mengemukakan gagasannya tentang gelombang materi. Gagasan ini merupakan kesimetrian atau penerapan yang lebih luas dari gagasan partikel cahaya yang dikemukakan oleh Max Planchk-Einstean. Jika cahaya memiliki sifat partikel, maka partikel juga memiliki sifat gelombang. Menurut de Broglie, gerakan partikel mempunyai ciri-ciri gelombang
Hipotesis de Broglie kemudian terbukti kebenarannya, ketika ditemukan bahwa elektron menunjukan sifat difraksi seperti halnya sinar X. Sifat gelombang dari elektron digunakan dalam mikroskop elektron.
            Hipotesis Louis de Broglie sebenarnya berlaku untuk setiap benda yang bergerak. Namun demikian, jika diterapkan untuk benda-benda biasa, seperti bola golf atau  peluru, yaitu benda yang mempunyai massa relatif besar, Maka persamaan de Broglie akan menghasilkan panjang gelombang yang sangat kecil, tidak teramati
    B. WERNER HEISENBERG
            Penemuan sifat gelombang partikel memunculkan pertanyaan tentang ketepatan mekanika klasik dalam mendiskripsikan gerakan elektron. Mekanika klasik menjelaskan dengan baik gerakan benda-benda biasa. Berdasarkan mekanika klasik kita dapat memprediksikan posisi, kecepatan, serta arahnya pada setiap saat dengan ketilitian tinggi. Dapatkah hal serupa diterapkan untuk elektron yang notabene gerakaanya bagaikan gelombang? Gelombang bergerak dan mengembang dalam ruang, dimana posisinya tidak dapat dinyatakan secara pasti. Oleh karena itu, tidak mungkin menentukan posisi elektron secara pasti pada suatu waktu yang spesifik.
            Berkaitan dengan dualisme sifat elektron, seorang ahli fisika Jerman, yaitu Werner Heisenberg, menyimpulkan suatu keterbatasan dalam menentukan posisi dan momentum elektron. Kesimpulan Heisenberg dikenal sebagai asas ketidakpastian. Menurut Heisenberg, tidaklah mungkin menentukan posisi dan momentum elektron secara bersamaan dengan ketelitian tinggi. Jika suatu percobaan dirancang untuk memastikan posisinya, maka ketidakpastian momentumnya akan semakin besar; sebaliknya jika pecobaan dirancang untuk memastikan momentum atau kecepatannya, maka ketidakpastian posisinya semakin besar.


Jangan pernah biarkan kesedihan di masa lalu membuatmu takut tuk menerima seseorang yg baru
Luangkan waktumu untuk keluarga. Karena saat dapat berkumpul bersama, itu adalah kebahagiaan yg sempurna.
Keikhlasan adalah bukti kesabaran yg sejati.
Ketika apa yang kamu inginkan belum tercapai, Tuhan sedang memberitahumu untuk berusaha lebih lagi!
Terluka dan memaafkan adalah bagian dari cinta. Karena cinta yg tulus pasti akan ada kata maaf untuknya.
Jangan janjikan seorang untuk tetap tinggal jika sifatmu saja membuatnya ingin pergi icon neutral Kata Kata Bijak
Cinta bukan sekedar menunggu tuk dicintai, melainkan juga keberanian untuk mencintai~
Cinta akan sempurna ketika saling melengkapi, dan akan indah ketika kita bisa mengasihi.
Sahabat yg baik adalah saat mereka dibelakangmu, mereka memotivasimu. Tp saat dia didepanmu, mereka tak akn melupakanmu.
Wanita yang tegar slalu mempunyai hati yang sempurna.
Cinta yang tulus slalu mempunyai alasan untuk mempertahankan meski sedang diuji dalam cobaan yg mungkin bisa memisahkan.
Perjalanan hidup yang indah adalah ketika kita mampu berbagi, bukan menikmatinya sendiri atau bahkan menyombongkan diri.
Bukan mereka yg mempunyai segalanya, tapi mereka yg mempunyai hati yg sempurna yg bisa membuatmu benar2 bahagia.
Bekerja lah tuk duniamu seakan engkau hidup selamanya, beramal lah tuk akhiratmu seakan esok hari engkau tlah tiada.
Kesuksesan bukanlah segalanya, kegagalan hanya proses semata, berbuat yang terbaik adalah yang terutama.
Kadang kamu harus mengikhlaskan. Bukan karena tak sayang, melainkan kita tau ada sesuatu yg memang tak bisa dipaksakan.
Penyesalan akan hari kemarin, dan ketakutan akan hari esok adalah dua pencuri yg mengambil kbahagiaan saat ini
Ketika kamu tulus mencinta, kamu selalu mencintainya meski telah berpisah. Jika tidak, kamu memang dari awal tak mencintainya.
Terkadang, tak peduli apapun usaha Anda tuk mengusir seseorang dari pikiran, dia tak pernah meninggalkan hati .
Lebih mudah senyum dan bertindak semuanya baik saja ketimbang menjadi berantakan dan menangis, lalu byk org menanyakan mengapa.  #zedquotes”
Saat Anda membalas rasa sakit dgn senyuman, saat itulah Anda memastikan bhw diri Anda lbh baik dr org yg menyakiti itu
Diam bukan berarti lemah, terkadang kita diam karena kita cukup dewasa untuk menyikapi masalah.
Sesibuk²nya seorang pria, pasti akan berusaha menyisakan sedikit waktu u/ dpt menghubungi wanita yg ia cinta. ☺
Jangan terlalu lelah untuk mencari, lebih baik belajar menerima dia dengan setulus hati.
Bahagia adalah ketika dapat bersama, saling mencinta tanpa mempermasalahkan kekurangan yg kita punya.
Senyuman itu seperti perban, menutupi luka, tapi sakitnya masih terasa.
Cowok cakep itu gampang dicari. Yang susah; mendapatkan seseorang yg tulus & setia mencintai.
Sahabat adalah keindahan jiwa yg dimana bisa memberikan warna ketika hari kita tampak biasa.
Masa lalu memang menyimpan banyak kenangan, namun itu bukan alasan tuk tak terus melangkah ke depan.
Tegas berbeda jauh dengan kejam. Tegas itu mantap dalam kebijaksana sedangkan kejam itu keras dalam kesewenang-wenangan.
Bahagia itu sederhana; mensyukuri, mencintai dan menjaga apa yg kita miliki.
Jika cinta, buktikan saja. Jika tak cinta, lebih baik jangan memberi sebuah harapan yg bisa melukainya.
Hidup bukan tentang mempermasalahkan sebuah perbedaan, melainkan saling melengkapi kekurangan.
Memberi memang mudah, terutama disaat kita memiliki sesuatu dalam keadaan berlebih. Namun “memberi” sesuatu, akan terlihat luar biasa tatkala kita memilikinya hanya satu itu saja, sedangkan kita juga sama-sama membutuhkan.
Tidak ada yang salah jika kamu menunjukkan rasa peduli pada seseorang, yangg salah adalah mengharapkan dia untuk melakukan hal yang sama.
Kebaikan yang ditanam tak kan pernah berbuah nista. Meskipun adakalanya kebaikan dibalas angkara murka. Dan patut disadari, ranum buahnya akan selalu bisa di petik di surga nanti.
Jangan pernah menyerah! Jika Tuhan belum menjawab doamu, itu karena Tuhan punya rencana yg lebih baik tuk hidupmu.
Kesenanagan terbesar dalam hidup ini adalah melakukan hal, dimana orang lain menganggap bahwa kita tidak mampu melakukan hal tersebut.
Berharap menjadi pribadi yang besar boleh saja. Dan perlu diketahui, awal dari yang besar selalu dibentuk dengan hal-hal kecil dalam diri.
Berhenti mencari seseorang yg sempurna tuk dicintai, lebih baik belajar dan persiapkan diri menjadi seorang yg pantas tuk dicintai.
Dia yg mengeluh adalah dia yg tak pernah bisa bersyukur, padahal tanpa ia sadari, karunia dari Tuhan telah ia nikmati setiap hari.
Jangan rendahkan dirimu untuk mendapatkan sesuatu, tapi rendahkan hatimu untuk berikan sesuatu.
Bergembira tatkala mendapatkan buah durian segar yang jatuh dari pohonnya adalah sesuatu yang lumrah. Namun bergembira tatkala mendapatkan buah durian busuk dari tetangga adalah hal yang luar biasa. icon biggrin Kata Kata Bijak
Apabila Anda sedang mencari info tentang Cara Mengoptimalkan Otak Tengah , maka Anda sudah situs yang akan membahas Cara Mengoptimalkan Otak Tengah . Untuk Anda yang ingin membaca tentang Cara Mengoptimalkan Otak Tengah , ada beberapa info terkait Cara Mengoptimalkan Otak Tengah  yang bisa kami berikan di website ini.

Selain tentang Cara Mengoptimalkan Otak Tengah , di website ini juga ada ratusan artikel lain mengenai otak manusia. Silakan Anda pilih dan klik judul-judul artikel yang berwarna biru di samping kanan dan kiri halaman ini untuk membaca artikel menarik lainnya.

Cara Mengoptimalkan Otak Tengah  memang sedang banyak dibicarakan oleh orang yang mendengar berita tentang Cara Mengoptimalkan Otak Tengah . Informasi tentang Cara Mengoptimalkan Otak Tengah  juga banyak dicari orang di internet. Sampai saat ini Cara Mengoptimalkan Otak Tengah  masih menjadi topik pembicaraan yang sangat menarik.

Jika info tentang Cara Mengoptimalkan Otak Tengah  di halaman belum cukup membuat Anda jelas mengenai Cara Mengoptimalkan Otak Tengah , cobalah kunjungi situs www.aktivasiotak.com untuk membaca artikel tentang Cara Mengoptimalkan Otak Tengah  yang lebih relevan. Atau mungkin, di situs yang kami sebutkan tadi, Anda akan menemukan informasi yang lebih menarik daripada Cara Mengoptimalkan Otak Tengah .

Otak manusia memang luar biasa. Oleh karena itu, Cara Mengoptimalkan Otak Tengah  menjadi salah topik tentang otak yang bermanfaat untuk diteliti lebih dalam. Mungkin yang dimaksud Cara Mengoptimalkan Otak Tengah  adalah menyangkut cara kerja otak atau fungsi otak manusia yang sangat hebat tersebut.

Kami rasa, informasi yang ada di situs AktivasiOtak.com, berhubungan dengan Cara Mengoptimalkan Otak Tengah . Oleh karena itu, tidak ada salahnya Anda mencoba membaca artikel di situs tersebut yang sebetulnya berhubungan dengan Cara Mengoptimalkan Otak Tengah .

Sampai saat ini, Cara Mengoptimalkan Otak Tengah  adalah hal yang sangat menarik untuk dikaji. Para pakar dari kalangan kedokteran dan psikologi juga tertarik untuk membahas tentang Cara Mengoptimalkan Otak Tengah . Meskipun mungkin, masih banyak orang yang berbeda pendapat tentang Cara Mengoptimalkan Otak Tengah .

Hal itu bukan berarti bahwa membahas tentang Cara Mengoptimalkan Otak Tengah  adalah hal yang tidak penting. Justru, biasanya hal yang penting seperti Cara Mengoptimalkan Otak Tengah, menjadi bahan perdebatan banyak kalangan. Dan hal itu wajar saja apabila ada orang yang berdiskusi atau berdebat tentang Cara Mengoptimalkan Otak Tengah .

Di Indonesia sendiri, mungkin sudah ada buku mengenai Cara Mengoptimalkan Otak Tengah , pelatihan Cara Mengoptimalkan Otak Tengah , seminar Cara Mengoptimalkan Otak Tengah  dan kursus Cara Mengoptimalkan Otak Tengah . Yang pasti, di internet sudah banyak artikel tentang Cara Mengoptimalkan Otak Tengah .

Dari sumber yang kami dapat, sekarang sudah banyak pelatihan Cara Mengoptimalkan Otak Tengah  untuk anak-anak, juga ada kursusCara Mengoptimalkan Otak Tengah  untuk remaja. Terbaru adalah workshop atau seminar Cara Mengoptimalkan Otak Tengah  untuk orang dewasa.

Artinya apa? Informasi tentang Cara Mengoptimalkan Otak Tengah memang cukup penting dan diminati masyarakat. Tak hanya itu, pemberitaan mengenai Cara Mengoptimalkan Otak Tengah  juga banyak ditonton oleh masyarakat.

Komentar masyarakat tentang Cara Mengoptimalkan Otak Tengah , tentunya berbeda-beda. Ada yang senang mendapatkan info mengenaiCara Mengoptimalkan Otak Tengah , ada juga yang tidak peduli tentang keberadaan Cara Mengoptimalkan Otak Tengah . Selain itu, ada juga kontroversi tentang Cara Mengoptimalkan Otak Tengah .
ppdb brosur
Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Tambakberas Jombang berada di dalam pengawasan dan pembinaan Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang.
MAN Tambakberas menerima peserta didik baru untuk Program Pilihan Peminatan Akademik:
1. Matematika dan Ilmu Alam (MIA):
- Unggulan
- Reguler plus Keterampilan
- Reguler
2. Ilmu-Ilmu Sosial (IIS): Reguler
3. Ilmu-Ilmu Bahasa dan Budaya (IIB): Reguler
4. Ilmu-Ilmu Agama (IIA)
Waktu & Tempat Pendaftaran
Pendaftaran dibuka mulai tanggal 14 Juni s.d. 30 Juni 2014
Waktu: Pukul 08.00 – 13.00 WIB
Tempat: Kantor Pusat MAN Tambakberas (PP Bahrul Ulum Tambakberas Jombang) Jln. Merpati Tambakberas Jombang.
Telp. (0321) 862352, Fax. (0321) 855537, SMS Centre 085770109109
Syarat Pendaftaran
1. Mengisi formulir pendaftaran
2. Fotokopi ijazah dan SKHUN MTs/SMP yang telah dilegalisasi sebanyak 2 lembar.
3. Menunjukkan Ijazah dan SKHUN asli.
4. Fotokopi NISN (Nomor Induk Siswa Nasional) sebanyak 2 lembar.
5. Foto hitam-putih 3 x 4 sebanyak 10 lembar
6. Fotokopi Kartu Keluarga (KK) sebanyak 2 lembar.
7. Fotokopi KTP Orangtua.
8. Fotokopi prestasi akademik (sertifikat/piagam) bagi yang memiliki, masing-masing 2 lembar.
9. Fotokopi Akta Kelahiran.
10. Mengisi Pakta Integritas dan Peminatan.
11. Melampirkan Surat Rekomendasi Peminatan dari BP/BK SMP/MTs.
Waktu Tes Seleksi
Tes dilaksanakan pada
- 1 Juli 2014, Khusus Program Pemilihan danPeminatan MIA Unggulan
- 2 Juli 2014, Semua Program Peminatan
- 3 Juli 2014, Tes Psikologi Semua Program
Materi Tes
- Kemampuan Agama (Tulis dan Praktik)
- Potentsi Akademik (Matematika, Sains, dan Bahasa Inggris)
- Wawancara (Khusus Unggulan)
Pada saat tes, peserta wajib membawa pencil 2B (LJK)
Pengumuman hasil tes pada tanggal 9 Juli 2014
Daftar ulang mulai tanggal 9 s.d. 11 Juli 2014

A. VISI
“Menjadikan Tambakberas sebagai pusat peradaban Islam yang berfungsi sebagai penyeimbang segala peri kehidupan umat manusia, hingga mampu membentuk masyarakat aman, damai, sejahtera”.
B. MISI
  1. Menciptakan manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Allah serta memiliki rasa tanggung jawab mengembangkan dan menyebarkan ajaran Islam Ahlussunnah Wal Jama’ah.
  2. Melahirkan manusia yang berakhlaq mulia, dan memiliki rasa tanggung jawab sosial terhadap kemashlahatan umat.
  3. Melahirkan manusia yang cakap, trampil, mandiri, memiliki kemampuan keilmuan dan mampu menerapkan serta mengembangkan ilmu pengetahuan dan ketrampilan yang ada pada dirinya dan lingkungannya.
C. LANDASAN
  1. Islam ahlussunnah wal jama’ah ‘ala thoriqoti jam’iyyati Nahdlatul Ulama
  2. Nilai-nilai Dasar Falsafah Bangsa
  3. Pancasila, UUD 1945, dan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku.
  4. Nilai-nilai Dasar Kepesantrenan
  5. AD/ART Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Sunnah-sunnah kepesantrenan yang positif, dan tradisi belajar dan bekerja untuk ibadah
D. TUJUAN
Dalam perkembangannya ke depan, Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang diharapkan bisa menjadi lembaga Pendidikan, agama dan sosial sekaligus menjadi sentra katalisator pembangunan kualitas sumber daya manusia Indonesia, yang:
  1. Potensial dan terpercaya
  2. Produktif dan bermanfaat
  3. Mandiri dan konsisten
  4. Bertahan dengan nilai-nilai lama, akomodatif terhadap unsur-unsur baru.
  5. Mampu menyumbangkan konsep-konsep pemikiran yang Islami dalam berbagai aspek, kepada negara, lembaga atau perorangan yang membutuhkannya.
Dari Pondok Pesantren Bahrul Ulum diharapkan lahir sumber daya manusia yang berupa:
  1. Individu-individu yang tangguh, ulet dan amanah.
  2. Individu yang berkualitas, mandiri dan berakhlaqul karimah.
  3. Pemimpin atau profesional yang menguasai teknologi dan memahami agama secara mendalam (mutafaqqih fid-dien) jujur, amanah, cerdas dan komunikatif.
SEJARAH NAMA DAN LAMBANG PONDOK PESANTREN BAHRUL ULUM
Seperti telah disinggung sebelumnya, sejarah panjang pondok pesantren ini, sejak awal rintisannya oleh Kyai Shoichah, dikenal dengan nama Pondok Selawe atau Pondok Telu. Dan pada masa KH. Hasbulloh pondok pesantren ini dikenal dengan sebutan Pondok Tambakberas. Hingga pada masa KH. Abdul Wahab, pada tahun 1965 empat orang santri beliau dipanggil menghadap (sowan), keempat santri beliau tersebut adalah Ahmad Junaidi (Bangil), M. Masrur Dimyati (Dawar Blandong Mojokerto), Abdulloh Yazid Sulaiman (Keboan Kudu Jombang), dan Moh. Syamsul Huda As. (Denanyar Jombang).
Waktu itu yang menjabat sebagai sekretaris pondok adalah Ahmad Taufiq dari Pulo Gedang. Keempat santri beliau ini ditugasi mengajukan alternatif nama pondok pesantren. Walhasil keempat santri ini mengajukan 3 nama alternatif yaitu, BAHRUL ULUM, DARUL HIKMAH, dan MAMBA’UL ULUM.
Dari ketiga nama yang diajukan, Kyai Abdul Wahab memilih nama BAHRUL ULUM yang artinya “LAUTAN ILMU” yang kelak diharapkan Tambakberas benar-benar menjadi lautan ilmu.
Setelah itu beliau mengadakan sayembara pembuatan logo/lambang pondok pesantren. Setelah didapatkan pemenang pembuatan logo Kyai abdul Wahab meminta pada logo/lambang pondok pesantren (Hasil Pemenang Sayembara) disisipkan ayat Al-qur’an surat Al-Kahfi ayat 109, bahkan untuk prosesi ritualnya Kyai Abdul Wahab memerintahkan salah seorang santri bernama Djamaluddin Ahmad (Pengasuh Pondok Pesantren Al-Muhibbin sekarang), asal Gondang Legi Prambon Nganjuk untuk membacakan manaqib. Hingga saat ini nama dan lambang tersebut abadi menjadi identitas resmi, eksistensi Pondok Pesantren Bahrul Ulum.

Sekitar tahun 1825 di sebuah dusun Gedang desa Tambakrejo, datanglah seorang yang ‘alim, pendekar ulama atau ulama pendekar, bernama KYAI ABDUS SALAM namun lebih dikenal dengan panggilan MBAH SHOICHAH (bentakan yang membuat orang gemetar). Kedatangannya di dusun ini membawa misi untuk menyebarkan agama dan ilmu yang dimilikinya. Menurut silsilah, beliau termasuk keturunan Raja Brawijaya (kerajaan Majapahit).
Kyai Abdus Salam adalah putra kyai Abdul Jabbar bin (putra) kyai Abdul Halim (Pangeran Benowo) bin (putra) kyai Abdurrohman (Joko Tingkir).
Kedatangan kyai Abdus Salam di desa ini semula masih merupakan hutan belantara, kurang lebih 13 tahun beliau bergelut dengan semak belukar dan kemudian dijadikan perkampungan yang dihuni oleh komunitas manusia. Setelah berhasil merubah hutan menjadi perkampungan, mulailah beliau membuat gubuk tempat berdakwah, yaitu sebuah pesantren kecil yang terdiri dari sebuah langgar, bilik kecil untuk santri dan tempat tinggal yang sederhana.
Pondok pesantren tersebut dikenal oleh masyarakat dengan sebutan pondok Selawe atau pondok Telu, dikarenakan jumlah santri yang berjumlah 25 orang dan jumlah bangunan yang hanya terdiri 3 lokal beserta mushollanya. Hal ini terjadi pada tahun 1838 M, kondisi tersebut adalah cikal bakal PONDOK PESANTREN BAHRUL ULUM.
Sementara itu, menurut versi yang lain, istilah 3 (telu) adalah merupakan representasi dari Pondok Selawe atau Pondok Telu yang mengembangkan ilmu-ilmu syari’at, hakikat dan kanuragan. Hal itu didasarkan pada manifestasi keilmuan mbah Shoichah sendiri yang mencakup ketiganya.
PERIODE RINTISAN KEDUA
Setelah kyai Shoichah (kyai Abdussalam) berusia lanjut (sepuh: bahasa jawa) tampuk pimpinan pondok Selawe atau pondok telu diserahkan kepada dua menantunya yang tidak lain adalah santrinya sendiri. Kedua menantunya tersebut adalah kyai Utsman dan kyai Sa’id. Dengan mendapat restu dari mertuanya, kyai Utsman dan kyai Sa’id menjadikan pondok menjadi dua cabang, hal ini dikarenakan jumlah santri yang semakin bertambah banyak.
Kyai Utsman mengembangkan pondok di dusun Gedang yang tidak jauh dari pesantren ayah mertuanya yaitu di sebelah timur sungai pondok pesantren, sedangkan kyai Sa’id mengembangkan pesantren di sebelah barat sungai.
Dalam penataan manajemen pendidikan pesantren yang diasuhnya, kyai Ustman lebih berkonsentrasi mengajarkan ilmu-ilmu thoriqot atau tasawuf, sedangkan Kyai Sa’id mengajarkan ilmu-ilmu syari’at
PERIODE PENGEMBANGAN PERTAMA
Setelah kyai Utsman dan kyai Sa’id wafat, penerus tampuk pimpinan pesantren adalah kyai Hasbulloh, putra kyai Sa’id. Sedangkan pesantren kyai Utsman tidak ada yang meneruskan karena beliau tidak mempunyai putra laki-laki. Akhirnya sebagian santri kyai Utsman diboyong oleh menantunya yang bernama Kyai Asy’ari (ayah dari KH. Hasyim Asy’ari) ke desa Keras yang nantinya berkembang menjadi pondok pesantren Tebuireng sekarang. Sedangkan sebagian yang lain diboyong ke pesantren sebelah barat sungai dijadikan satu dibawah pimpinan kyai Hasbulloh.
Kyai Hasbulloh adalah seorang yang kaya raya dan dermawan, beliau memiliki tanah pertanian yang sangat luas. Dari hasil pertanian ini beliau banyak memiliki gudang-gudang beras yang menyebar dimana-mana bagaikan tambak. Konon karena hal itu daerah ini disebut dusun Tambakberas dan pondok pesantren beliau dikenal dengan sebutan Pondok Tambakberas.
Di bawah pimpinan kyai Hasbulloh pondok pesantren berkembang sangat pesat, dan guna kelanjutan pondok pesantren yang diasuhnya kyai Hasbulloh banyak mengirimkan putra-putrinya untuk belajar di pesantren, bahkan putra beliau yang tertua Abdul Wahab, dikirim ke Makkah untuk menuntut ilmu.
PERIODE PENGEMBANGAN KE DUA (1914)
Pada tahun 1914 kyai Abdul Wahab Hasbulloh kembali dari tugas belajarnya di tanah suci Makkah. Sejak saat itu kyai Abdul Wahab mulai melakukan pembaharuan pondok pesantren Tambakberas. Beliau merubah sistem pendidikan halaqoh menjadi sistem pendidikan madrasah. Dengan sistem pendidikan madrasah yang dikembangkan, pondok pesantren Tambakberas berkembang semakin pesat, dan pada tahun 1915 kyai Abdul Wahab mendirikan madrasah yang pertama (terletak disebelah barat masjid, sekarang dibangun gedung Yayasan PPBU), madrasah tersebut diberi nama madrasah Mubdil Fan.
Pada tahun 1926 kyai Hasbulloh wafat. Maka pesantren ini dilanjutkan oleh kyai Abdul Wahab, dengan dibantu oleh kedua adiknya yaitu kyai Abdul Hamid dan kyai Abdurrohim yang juga baru kembali dari studinya di tanah suci Makkah. Dalam manajemen pesantrennya, kyai Abdul Hamid lebih berkonsentrasi terhadap pengelolaan pondok, sedangkan kyai Abdurrohim bertanggungjawab mengelola madrasah. Kyai Abdul Wahab lebih banyak berkiprah di kancah organisasi atau lembaga sosial keagamaan.
Lembaga yang didirikan kyai Abdul Wahab di antaranya adalah NAHDLATUL WATHON. Sebuah lembaga pendidikan Islam (madrasah) yang didirikan pada tahun 1916. Selain itu, pada tahun 1918, beliau mendirikan NAHDLATUL TUJJAR (kebangkitan saudagar). Masih pada tahun yang sama (1918), kyai Abdul Wahab merintis forum diskusi keagamaan yang bernama TASYWIRUL AFKAR yang berpusat di Surabaya pada waktu itu.
PERIODE PENGEMBANGAN KE TIGA
Pada tahun 1942 kyai Abdul Hamid dan kyai Abdurrohim memanggil keponakannya yang bernama kyai Abdul Fattah menantu kyai Bisri Syansuri Denanyar. Sebagai upaya regenerasi pengelolaan madrasah diserahkan kepada kyai Abdul Fattah.
Pada tahun 1943 kyai Abdurrohim wafat, tugas-tugas beliau diteruskan oleh kyai Abdul Fattah. Dibawah pimpinan kyai Abdul Fattah, Madrasah berkembang sangat pesat, mengingat semakin bertambahnya jumlah santri, kyai Abdul Fattah mendirikan gedung madrasah di dekat rumahnya yang kemudian oleh kyai Abdul Wahab, madrasah tersebut diberi nama Madrasah Ibtida’iyyah Islamiyyah (MII) dan kemudian berganti nama Madrasah Ibtida’iyyah (MI). Disamping itu pada tahun 1951 kyai Abdul Fattah dengan restu kyai Abdul Wahab, mendirikan pondok pesantren putri Al-Fathimiyyah, serta pada tahun 1956 mendirikan Madrasah Mu’allimin Mu’allimat 4 Tahun.
Pada tanggal 06 Juni 1956 kyai Abdul Hamid wafat, maka pengasuh pondok pesantren Tambakberas dilanjutkan oleh kyai Abdul Fattah, sedangkan urusan madrasah diserahkan sepenuhnya kepada kyai Al-Fatih putra sulung kyai Abdurrohim. Dibawah pimpinan kyai Al-Fatih, madrasah berkembang semakin pesat, hingga pada tahun 1964, Madrasah Mu’allimin Mu’allimat 4 Tahun ditambah masa studinya menjadi 6 Tahun dan berubah nama menjadi Madrasah Mu’llimin Mu’allimat Atas.
Pada tahun 1965 kyai Abdul Wahab memberi nama pondok pesantren ini dengan nama PONDOK PESANTREN BAHRUL ULUM. Pada tanggal 29 Desember 1971 atau 11 Dzulqo’dah 1391, kyai Abdul Wahab pulang ke rahmatulloh. Pimpinan PONDOK PESANTREN BAHRUL ULUM diteruskan sepenuhnya oleh kyai Abdul Fattah dengan dibantu oleh para dzurriyah Bani Hasbulloh yang lain.
Pada tahun 1968 kyai Abdul Wahab mulai merintis Perguruan Tinggi yang diberi nama Al-Ma’had Al-Aly dengan tanah yang sekarang ditempati MTs BU, MA-WH, dan MAI BU. Belum sampai terwujud menjadi sebuah perguruan, beliau sudah meninggal. Namun cita-cita mulia ini akhirnya dilanjutkan oleh generasi penerus pondok dengan didirikannya perguruan tinggi yang sekarang bernama STAI Bahrul Ulum.
Setelah kyai Abdul Fattah wafat tahun 1977, tampuk pimpinan PONDOK PESANTREN BAHRUL ULUM, dilanjutkan oleh KH. M. Najib Abd. Wahab, L.ML. Beliau memiliki reputasi cemerlang dalam membawa lembaga PONDOK PESANTREN BAHRUL ULUM pada pentas nasional. Selain pernah menjabat sebagai Ro’is Syuriah PWNU, pada tahun 1985 beliau bersama pengasuh yang lain juga menghidupkan Al-Ma’had Al-Aly menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) dengan menunjuk Drs. KH. Moh. Syamsul Huda As, SH.,M.HI sebagai ketua. Dalam kapasitas sebagai ketua Robithotul Ma’ahid (Asosiasi Pondok Pesantren Nahdlatul Ulama), KH. M. Najib Abd. Wahab. L.ML menyelenggarakan Usbu’ul Ma’ahid (Pekan Pesantren se-JawaTimur).
KH. M. Najib Abd. Wahab. L.ML dalam mengelola Pondok putra selain melalui jalur formal pengurus, juga melalui ro’is khos (ketua komplek). Beliau mengamanatkan kepengurusan masjid kepada KH. Moh. Sholeh Abd. Hamid sebagai ketua ta’mirnya. Beliau menyelenggarakan pengajian sentral tiap Senin malam Selasa hingga wafatnya pada tahun 1987.
PERIODE PENGEMBANGAN KE-4 (KEPEMIMPINAN KOLEKTIF)
Seiring dengan perkembangan Pondok Pesantren Bahrul Ulum yang semakin pesat dari tahun ke tahun, baik jumlah santri maupun lembaga-lembaga pendidikan formal yang ada di dalamnya, maka untuk memaksimalkan potensi yang sudah ada diperlukan suatu manajemen kepemimpinan pondok pesantren yang konstruktif, jelas, terprogram dan terarah. Berangkat dari ide dasar itulah maka kemudian lahir pemikiran untuk membagi manajemen kepemimpinan pondok pesantren menjadi;
  1. Majelis Pengasuh, berfungsi sebagai lembaga yang memiliki otoritas atau pemegang kebijakan tertinggi.
  2. Pengurus Yayasan, berfungsi menjalankan semua program pengembangan dan pemberdayaan pendidikan pada lembaga pendidikan yang berada dibawah naungan Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum.
Dewan Pengawas, berfungsi mengawasi dan memberikan pertimbangan kepada pengurus yayasan dan memberikan masukan kepada Majelis Pengasuh. Dibentuknya dewan pengawas dalam struktur manajemen Pondok Pesantren Bahrul Ulum sejak tahun 2002.Hingga saat ini, sejak kepemimpinan kolektif ini diterapkan, sudah mengalami dua periode kepemimpinan Majelis Pengasuh;

1. (Almaghfurlah) KH.M. Sholeh Abdul Hamid, 1987 – 2006
  1. Pada masa kepemimpinan beliau jabatan Ketua Umum Yayasan PPBU telah mengalami beberapa kali pergantian, yaitu KH. Ahmad al-Fatich Abdur Rohim periode 1990–1994), Drs. KH.M. Hasib Abdul Wahab periode 1994–1998, Drs. KH. Fadhlulloh Abd. Malik periode 1998–2002, KH. Taufiqurrohman Fattah periode 2002–2006 dan periode 2006–2009).
    Pada saat Ketua Umum Yayasan dijabat oleh KH.Ach. Taufiqurrohman Fattah, dimunculkan peran Dewan Pengawas sebagai konsekuensi diberlakukannya Undang-Undang No 16 tahun 2001 tentang Yayasan, dan sebagai ketuanya adalah Ny.Hj. Mundjidah Wahab, dan ketika periode 2006-2009 Dewan Pengawas terdiri dari KH. Fathulloh Abd. Malik, Drs. H.M. Faruq Zawawi M.Ag. dan Ny. Hj. Salmah Nasir.
    Pada periode KH.M. Sholeh Abdul Hamid ini sering disebut sebagai periode transisi dari kepemimpinan tunggal menuju kepemimpinan kolektif. Pada masa KH.M. Sholeh Abdul Hamid pondok pesantren Bahrul Ulum bertambah lembaga pendidikan formalnya seperti MA BU, MAK BU (sekarang MA-WH), dan MTs BU.
    2.  (Almaghfurlah) Drs. KH. Amanulloh Abdur Rochim 2007-2008
    Ketika KH. Muhammad Sholeh Abd. Hamid wafat pada senin malam selasa tanggal 16 Syawal 1427 atau 7 November 2006 tampuk pimpinan Majelis Pengasuh dipegang oleh alm. KH. Amanulloh AR. Sedangkan Ketua Umum Yayasan masih dijabat oleh KH. Ach. Taufikurrohman Fattah. Beberapa kebijakan penting yang diambil pada saat KH. Amanulloh AR menjadi Ketua Majlis adalah diselenggarakannya Pertemuuan Alumni Bahrul Ulum tingkat Nasional yang akhirnya membentuk suatu ikatan wadah alumni yang berrnama Ikatan Alumni Bahrul Ulum atau yang disingkat dengan nama IKABU.
    Selain itu, untuk terus mengharumkan kembali nama Pondok Pesantren Bahrul Ulum di bumi nusantara beliau juga mengadakan Pertemuan Ulama dan Umara se Jawa dan Madura. Satu program besar lain yang digagas oleh beliau adalah pembangunan Gedung Serba Guna yang direncanakan berfungsi sebagai balai pertemuan maupun sarana olah raga santri santri Bahrul Ulum. Namun sebelum sempat pembangunan itu terealisir, beliau sudah sudah dipanggil oleh Allah pada 13 November 2007 pada usia 65 tahun, satu tahun persis setelah meninggalnya KH.M. Sholeh Abd. Hamid. Semenjak KH. Amanulloh wafat, jabatan Ketua Majelis Pengasuh – sesuai dengan kebijakan yang diambil semua anggota Majelis Pengasuh – dikosongkan untuk sementara waktu sampai berakhirnya kepengurusan tahun 2009 nanti.
    Sementara untuk menjalankan roda organisasi di Majelis Pengasuh – sesuai dengan mekanisme dan job yang telah ditetapkan – maka untuk pengambilan kebijakan yang berkaitan dengan lembaga pondok pesantren dipegang oleh KH.Abd. Nashir Abd. Fattah, sedangkan yang berkaitan dengan lembaga pendidikan formal dan hubungan dengan lembaga di luar PPBU dipegang oleh Drs.KH.M. Hasib Wahab, dan sebagai Katibnya adalah KH. M. Irfan Sholeh.
    3. KH. Moh. Hasib Wahab (2009 – Sekarang).
    Semenjak wafatnya KH. Amanulloh jabatan Majelis Pengasuh dikosongkan hingga berakhirnya masa bhakti kepengurusan Yayasan. Pada tanggal 01 – 02 November 2009 melalui forum Musyawarah Besar Bani KH. Hasbulloh Sa’id di Taman Wisata Selorejo Ngantang Malang, diputuskan untuk mengangkat KH. Moh. Hasib Wahab (Putra KH. Abdul Wahab Chasbulloh) sebagai Ketua Majelis Pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Ulum dan KH. Moh. Irfan Sholeh, S.Pd. (Putra KH. Moh. Sholeh Abd. Hamid) sebagai Ketua Umum Yayasan dan Ir. H. Edi Labib Patriadin sebagai sekretaris umum. Sedang dewan pengawas adalah KH. Roqib Wahab, Dr. H. Ainur Rofiq Al-Amin, M.Ag, dan Nyai. Hj. Salma Nashir.
    TAHUN 2013
    Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang, sampai dengan tahun 2013 ini sudah berusia 187 tahun, sedangkan Madrasahnya berusia 97 tahun. Di usianya yang jauh melebihi kemerdekaan bangsa ini Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang telah berkembang pesat dan memiliki beragam jenis dan jenjang pendidikan.
    Hingga saat ini Pondok Pesantren Bahrul Ulum memiliki 35 unit asrama pondok pesantren (putra-putri) dan 18 unit pendidikan formal mulai dari PRA SEKOLAH sampai dengan PERGURUAN TINGGI.